• Home Cara Menghemat Uang Belanja Keluarga

Cara Menghemat Uang Belanja Keluarga

Apakah Anda ingin berinvestasi lebih banyak? Atau menabung lebih dari biasanya? Berinvestasi dalam emas, real estat, reksa dana, deposito tidak buruk. Kita dapat melakukannya dengan melakukan berbagai cara untuk menghemat uang yang tampaknya sepele. Sedikit demi sedikit menjadi bukit. Mungkin kali ini sangat cocok untuk tips. Dengan tips ini Anda dapat menyimpan setidaknya Rp 300.000 dalam satu bulan untuk berinvestasi lebih banyak di DPLK atau reksa dana.

Di sini Anda dapat membaca bagaimana tips belanja hemat keluarga yang telah saya kumpulkan dari pengalaman berbagai keluarga.

  1. Atur anggaran
    Selalu buat anggaran dan patuhi itu. Membuat anggaran penting karena semua referensi pengeluaran mulai dari sini. Pertama, Anda harus membayar tagihan di muka, seperti listrik, pinjaman hipotek, asuransi, pendidikan, tabungan, dan pengeluaran bulanan.
  2. Berbelanja sayuran di pasar tradisional
    Membeli sayuran dan ikan segar di pasar tradisional menghemat hingga 30% dari harga pembelian pasar modern. Misalnya, kangkung di pasar tradisional hanya 1500-2000 rupiah, satu bundel. Coba bandingkan berapa harga di supermarket.
  3. Masak sendiri
    Memasak sendiri dapat menghemat hingga 50 persen daripada membeli makanan yang dimasak di restoran.
  4. Kreatif dalam mengolah makanan
    Gunakan daging, makanan laut, dan ayam sebagai makanan tambahan dalam menu sehari-hari tanpa mengurangi nilai gizi. Pilih menu seperti cap cay, sayur cah dan sup sayur.
  5. Belanja dalam paket atau kemasan besar
    Bumbu dapur, minyak goreng, tisu, deterjen, sabun mandi adalah contoh barang yang bisa dibeli dalam jumlah besar dengan harga lebih murah dan tidak berjalan cepat.
  6. Beli buah dan sayuran yang sedang musim
    Membeli buah dan sayuran yang sedang musim ternyata menghemat banyak uang, karena harganya yang benar-benar murah. Kebutuhan akan asupan vitamin terpenuhi, dompet tetap terjaga.
  7. Catat jika Anda ingin berbelanja
    Delapan dari sepuluh ibu yang berbelanja mengatakan bahwa mereka sering memiliki terlalu banyak uang saat berbelanja. Ini karena ada pembelian barang yang tidak direncanakan.
  8. Belanja produk private label
    Anda tentu sering melihat produk yang mereknya mirip dengan nama toko, kan? Ini adalah produk merek pribadi. Gula, tisu, cairan pembersih, penolak serangga dan banyak lagi. Jika memungkinkan dan tidak memengaruhi kesehatan Anda, coba saja. Periksa harganya, lebih murah, bukan?
  9. Bawa bekal persediaan makanan Anda sendiri
    Biasakan membawa makan siang ke anak-anak di sekolah dan ketika Anda bekerja. Selain kebersihan, membawa pulang jelas merupakan salah satu cara paling efektif untuk menghemat uang. Coba bandingkan berapa harga makan siang di kantin atau restoran.
  10. Masak porsi yang pas
    Masak dengan porsi yang benar untuk mencegah makanan yang terbuang.
  11. Gunakan uang tunai, kurangi penggunaankartu kredit
    Kartu kredit selalu memiliki efek psikologis, seolah-olah kita memiliki sarana untuk dibelanjakan. Belum lagi bahwa berbelanja berlebihan dengan kartu kredit bulan depan akan memengaruhi arus kas keluarga Anda. Habiskan lebih banyak uang untuk berbelanja sesuai anggaran. Tetapi jika Anda tidak dapat berdagang, Anda harus memanfaatkan poin kartu kredit dan diskon lainnya seperti taruhan tabungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *